Memecah File Berukuran Besar

April 10, 2008 at 3:36 am (komputer)

FileSplit 2.33 - 6 langkah praktis & mudah - Memecah File Berukuran Besar May 17, 2007

Posted by silverrano in Workshop.
add a comment

Workshop kali ini akan mengajak Anda untuk memecah file berukuran besar menjadi beberapa file kecil sehingga mudah untuk di-transfer ke media penyimpanan lainnya.
File yang berukuran besar akan terasa sulit dikirimkan kepada teman melalui e-mail. Hal ini diakibatkan setiap penyedia jasa layanan e-mail (terutama yang gratis) memiliki batasan ukuran tertentu untuk besar file yang dikirimkan maupun yang diterima (file attachment). Oleh karena itu, untuk menyiasatinya, banyak orang menggunakan metode kompresi agar ukuran file mengecil. Namun, bila dengan metode kompresi ukuran file masih terasa terlalu besar, metode untuk memecah file menjadi langkah satu-satunya yang bisa Anda andalkan. Salah satu tool yang dapat melakukannya adalah FileSplit 2.33.

Tool ini sangat mudah digunakan sehingga bagi pemula sekalipun, tidak akan menemukan kesulitan yang berarti. Penampilannya pun juga tidak akan membingungkan karena penempatan fungsi-fungsinya sudah tersusun dengan rapi. Mulai dari proses pengaturan setting sampai proses Split, Merge, dan Compare dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. Selain itu, tool juga tidak hanya mampu memecah sebuah file saja, melainkan juga folder. Folder yang memiliki banyak file di dalamnya, dapat Anda satukan dan dipecah menjadi beberapa file melalui tool ini. Sementara untuk proses penggabungannya kembali juga tetap mudah dilakukan, bahkan dengan metode Self-Merging, Anda tidak perlu membuka FileSplit untuk menggabungkan file-file tersebut.

1. Melihat tampilan dan menu Options

Untuk langkah awal, temukan FileSplit ini dalam CHIP-DVD 8/2005 dan instalasikan ke dalam PC Anda. Setelah Anda selesai meng-install FileSplit, buka dan jalankan tool ini dari dalam menu “Start | All programs | FileSplit”. Tool ini memiliki tiga fungsi utama yang dapat membantu Anda dalam membagi file atau folder, yaitu “Split”, “Merge”, dan “Compare”. Selanjutnya, Anda dapat menekan tombol “Options” untuk membuka jendela “Options”. Di menu ini, Anda dapat mengatur beberapa setting agar tool bekerja sesuai keinginan Anda.

Image

2. Folder default untuk Split dan Merge

Di bagian “Split file folder”, Anda dapat menentukan folder default untuk menempatkan file hasil split. Namun, apabila Anda ingin menyimpannya pada folder terakhir yang diakses oleh tool, Anda dapat mengaktifkan “Last Split folder”. Hal yang sama juga berlaku untuk proses “Merge”. Di bagian “Merge file folder”, Anda juga bisa menentukan folder default-nya. Selanjutnya, Anda juga harus memastikan pilihan “Make filesplit accessible from Windows Explorer” sudah aktif, untuk memudahkan Anda dalam mengakses file tersebut dari Windows Explorer.

Image

3. Menentukan sendiri besarnya file hasil split

Masih dalam jendela “Options”. Di bagian kanan, Anda dapat melihat besar ukuran setiap file split yang telah disediakan oleh tool ini. Namun, jika Anda ingin menentukan sendiri besarnya file split, Anda dapat menekan tombol “Add”. Namun, terlebih dahulu tentukan satuan untuk ukuran file. Tool ini menyediakan tiga pilihan, yaitu “Bytes”, “KB (KiloBytes)”, dan “MB (MegaBytes)”. Selanjutnya, Anda dapat menentukan ukuran filenya dengan mengetikkan angkanya di dalam kotak “Size”. Anda juga bisa memberikan keterangan singkat di dalam kotak “Descriptions”.

Image

4. Split

Setelah Anda selesai mengatur setting di menu “Options”, Anda dapat menggunakan fungsi utama tool ini. Untuk membagi file menjadi beberapa file, klik tab “Split”. Kemudian, klik “Add” untuk memasukkan file atau folder yang akan di-split. Tentukan besar pembagiannya di dalam “Size of Each Part” atau “Number of Part”. Size of Each Part membagi file berdasarkan besarnya file yang sudah Anda tentukan. Sementara Number of Part membagi file berdasarkan jumlah file yang Anda inginkan. Setelah semuanya siap, Anda dapat menekan “Start”.

Image

5. Merge dan Compare

Bagi Anda yang menerima file-file hasil tool FileSplit, file-file tersebut tidak bisa langsung Anda gunakan begitu saja. Anda harus menyatukan kembali file-file tersebut. Caranya, klik tab “Merge” lalu di bagian “Source File”, klik “Browse” dan pilih satu file yang memiliki ekstension “.FSI”. Tentukan tempat penyimpanannya di bagian “Destination Folder”, bila Anda belum menentukan folder default. Klik “Start” untuk memulai proses penyatuan file. Sementara fungsi “Compare” digunakan untuk menguji kecocokan antara file hasil split dengan file aslinya.

Image

6. Menyatukan file melalui Self-Merging

Anda juga dapat membuka file hasil split secara otomatis tanpa melalui tool FileSplit ini. Syaratnya, sebelum melakukan proses split, Anda harus memilih option “Create Self-Merging File” di dalam tab “Split”. Saat teman Anda menerima hasil file split yang Anda buat dengan Self merging ini, teman Anda tersebut cukup mengklik ganda file aplikasinya (.EXE) saja, lalu tentukan tempat penyimpanannya, dan klik “OK” untuk menyetujuinya. File secara otomatis akan langsung disatukan dan dapat segera digunakan oleh teman Anda.

Image

Permalink Tidak ada Komentar

Karyawan Pelindo II Teluk Bayur “DEMO”

April 7, 2008 at 7:38 am (pelabuhan)

Andika firdaus,

Seluruh karyawan Pelindo II cabang Teluk Bayur melakukan Orasi yang kedua kalinya setelah kemarin jumat melakukan orasi yang pertama dilakukan.

Pada Orasi kali ini, seluruh karyawan Pelindo Teluk Bayur yang dimotori oleh pengurus SPPI Cabang Teluk Bayur mengeluarkan aspirasinya untuk menentang RUU PELAYARAN yang mengancam salah satu BUMN tersehat di Indonesia ini.

Kami setuju dengan Revisi RUU Pelayaran asalkan tidak mengambil hak-hak Pelindo dalam mengurus Pelabuhan. Kami terus berjuang untuk menegakkan keadilan terhadap kami. Semua usaha sudah kami lakukan, dari yang terkecil sampai yang terbesar. Setiap doa kami selalu memunajatkan kepada Nya agar kami mendapat keadilan dari pemerintah, agar suara hati kami didengar oleh pemrintah kami.

Sekedar renungan buat pemerintah…tolong, pikirkan lagi tentang RUU Pelayaran ini. Jangan “BODOH”. Berkedok untuk demokrasi tentang persaiangan yang sehat, justru akan menenggelamkan Negara sendiri apabila ASING perlahan-lahan terus menguasai negeri ini. Jangan membuka pintu gerbang bagi penjajah, itu sama saja dengan bunuh diri.

Masih banyak BUMN lain yang harus diperhatiakan, jangan BUMN yang sehat seperti PELINDO yang harus di usik-usik.

“Urusin aja dulu LAPINDO, jangan ganggu PELINDO”

Kata-kata diatas mungkin sangat cocok bagi pemerintah kita. Ada yang urusan yang lebih penting daripada mengganggu BUMN yang sehat.

Kita semua sangat KECEWA kepada PEMERINTAH, apa salah PELINDO ??

Langkah terakhir sebagai aksi protes kami…kami akan melakukan MOGOK NASIONAL. Bayangin saja, bila Pelindo I sampai IV Mogok Nasional. Jangan kan seminggu, sejam pun sudah berapa kerugian negara?? Apalagi kalau seminggu, bisa hancur ekonomi Indonesia..

Tolong, pikirkan nasib kami pemerintahku…..

Permalink Tidak ada Komentar

Nasihat Seekor Beruang

Maret 28, 2008 at 8:16 am (curhat)

Pada suatu hari, ada dua orang anak muda yg sedang melakukan pengamatan
bunga langka di hutan. Kedua anak muda itu sudah berteman sejak lama.
Mereka adalah siswa tingkat atas di sebuah sekolah setempat.

Ketika mereka sedang asyik-asyiknya mengamati bunga-bunga nan indah,
muncul seekor beruang dari balik semak-semak. Beruang tersebut terlihat
seram dan ganas, ditambah lagi karna ukuran tubuhnya yg besar.

Seketika juga salah seorang dari mereka dengan cepat berlari dan langsung
memanjat pohon, sebisa mungkin mencapai dahan tertinggi dan menyembunyikan
diri di sela cabang-cabang pohon.

Sedang kan temannya yang masih dalam keadaan terkejut tidak bisa berlari
dengan cepat dan tidak sempat lagi untuk memanjat pohon.

Ia sadar bahwa ia akan segera diserang beruang itu, ia pun menjatuhkan
diri dan berbaring pasrah di tanah.

Beruang itu mulai mendekat dan mengendus-endus seluruh muka dan tubuhnya.
Ia pun menahan napas dan berpura-pura mati.

Ajaib! Tak berapa lama, beruang itu pergi menjauhinya.

Setelah beruang itu pergi jauh, temannya yang bersembunyi di atas pohon
segera
turun dan merasa lega karena ia tidak terluka.

Kemudian ia mendekati temannya yg masih terlunglai lemas di tanah dan
dengan sedikit bercanda ia bertanya kepada sang teman;
“Apa sih yg dibisikkan beruang tadi kepadamu?”

Temannya itu menjawab; “Beruang itu membisikkan nasihat padaku, jangan
berpergian dengan seorang teman yg suka meninggalkan temannya bila terjadi
bahaya.”

Permalink Tidak ada Komentar

Bisikan indah Tuhan

Maret 27, 2008 at 9:45 am (curhat)

^_^

Ketika aku kirimkan padamu seorang teman, Aku tidak memberikan sesorang
yang sempurna karena engkaupun tak sempurna. Aku mempertemukanmu dengan
teman-teman yang sama dengan mu, sehingga kalian dapat saling mengisi,
berbagi dan bertumbuh bersama.

Jika kamu memancing ikan, ketika ikan itu terikat di mata kail, hendaklah
angkat dan jagalah ia dengan baik. Janganlah sesekali kamu lepaskan ia
begitu saja…. Karena ia akan sakit oleh karena ketajaman mata kailmu.
Begitulah juga dalam kehidupan. Janganlah kamu banyak memberi banyak
pengharapan kepada seseorang, bila memang rasa itu tak pernah ada.

Ketika kamu menyukai seseorang dan ia mulai menyayangimu, hendaklah kamu
bisa menjaga hatinya. Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja.
Karena ia akan terluka oleh kenangan bersamamu dan mungkin tidak dapat
melupakan segalanya selagi dia mengingat… ..

Jika kamu menadah air biarlah berpada, jangan terlalu mengharap pada
takungannya dan janganlah menganggap ia begitu teguh, tapi cukupkan
sebatas apa yang kamu perlukan. Karena bila sekali ia retak, akan sukar
bagimu untuk menjadikannya kembali seperti semula.  Akhirnya kamu akan
kecewa dan ia akan dibuang.

Begitu juga jika kamu memiliki seseorang, terimalah seadanya. Janganlah
kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya begitu
istimewa. Anggaplah ia manusia biasa. Sehingga apabila sekali ia melakukan
kesilapan maka akan lebih mudah bagi kamu untuk menerima ketidak
sempurnaannya dan memaafkannya. Berbagilah kasih, berusahalah saling
menerima dan peliharalah sifat mudah memaafkan, dengan demikian
persahabatan menjadi lebih indah.

Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi yang pasti baik, putih dan sehat
untuk dirimu, mengapa kamu harus berlengah dan mencoba mencari makanan
yang lain ? Begitu juga ketika kamu bertemu dengan seorang yang membawa
kebaikan kepada dirimu, menyayangimu, mengasihimu dengan tulus dan sepenuh
hati, mengapa kamu harus berlengah dan mencoba membandingkannya dengan
yang lain?. Ingatlah, jangan pernah mengejar kesempurnaan, karena kelak,
kamu akan kehilangan yang terbaik yang sudah kamu raih dan kamu akan
menyesal.

Ya Tuhan, terima kasih bisikan indahmu. Aku mohon ya Tuhan, ketika aku
menyukai seorang teman, tolong ingatkanlah aku bahwa di dunia ini tak akan
pernah ada sesuatu yang abadi. Pada masanya, segala sesuatu itu pasti akan
berakhir. Sehingga ketika seseorang meninggalkanku, aku akan tetap kuat
dan tegar karena aku bersama Yang Tak Pernah Berakhir, yaitu cinta mu ya
Tuhan…

Orang bijak berucap “Mencintai seseorang adalah keharusan, Dicintai
seseorang adalah kebahagiaan Tapi dicintai oleh Sang Pencinta adalah
segalanya

Permalink Tidak ada Komentar

Renungan Cinta

Maret 22, 2008 at 3:08 pm (curhat)

Renungan

Kawan dan Cinta

Satu hari CINTA & KAWAN berjalan dalam kampung…

Tiba-tiba CINTA terjatuh dalam telaga…
Kenapa?? Kerena CINTA itu buta…

Lalu KAWAN pun ikut terjun dalam telaga…
Kenapa?? Kerena … KAWAN akan buat apa saja demi CINTA !!

Di dalam telaga CINTA hilang…
Kenapa? Kerena… CINTA itu halus, mudah hilang kalau tak dijaga, sukar
dicari apa lagi dalam telaga yang gelap…

Sedangkan KAWAN masih mencari-cari dimana CINTA & terus menunggu..
Kenapa ?? Karena … KAWAN itu sejati & akan kekal sebagai KAWAN yang
setia…

so, hargailah KAWAN kita ….

Walau kita punya couple , teman still paling setia.
Walau kita punya harta banyak , teman still paling berharga………

so…..temen or pacar???

^_^*

Permalink Tidak ada Komentar

NTLDR is missing

Maret 18, 2008 at 8:18 am (komputer)

Assalamualaikum Wr.Wb.Pengalaman hari ini saya alami sendiri  kemarin, komputer dikantor gw gak bisa log-on ke windowsnya gara-gara listrik padam mendadak..tiba-tiba komputer tersebut muncul tulisan
“NTLDR is missing”“Enter your password and …..”Terus saya mendapat petunjuk dari internet bahwa permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan cara meng-copy file NTLDR dan NTDETECT.COM

Kebetulan yang sama tangani berbasiskan Windows XP, untuk Win2K saya lengkapi dari sumber lain di internet yang saya berterima kasih kepada beliau secara tidak langsung.

Begini cara selengkapnya :

WINDOWS XP
Mengatasi masalah NTLDR Missing di windows XP sedikit lebih mudah karena Win XP memiliki opsi repair dalam bootable installer CD nya jadi gak perlu bikin-bikin boot disket. Yang harus anda lakukan adalah

* Set BIOS komputer anda supaya first boot nya adalah CD ROM Drive.
* Masukan CD Installer Windows XP anda, ke CDROM/DVDROM Drive.
* Boot komputer anda
* Ketika muncul pesan “press any key to boot from CD…..” silahkan pijit tombol apa saja, tapi ingat tombol yang ada di keyboard.
* Setelah masuk ke setup menu, nanti ada pilihan untuk tekan R untuk repair, anda tekan huruf R di keyboard anda untuk masuk ke Repair command line.
* Ketika masuk tunggu sebentar jangan langsung enter kecuali kalau anda ingin reboot.
* Apabila ditanyakan system mana yang mau anda perbaiki biasanya adalah pilihan nomor 1 C:\Windows seperti itu pilih 1 dan Enter.
* Nanti anda akan ditanyakan password Administrator komputer anda silahkan di isi dan Enter.
* Setelah berhasil login, silahkan copy NTLDR dan NTDETECT.COM dari CD installer Windows XP anda. Sebelumnya pastikan dulu apa nama drive CD/DVD anda. Saya contohkan disini bernama F:

1. copy f:\i386\ntldr c:\
2. copy f:\i386\ntdetect.com c:\

copy e:\i386\ntldr c:\
copy e:\i386\ntdetect.com c:\

* Apabila sudah selesai, silahkan keluar dari editor dan restart komputer anda.
* Jangan lupa untuk set boot sequence anda dari BIOS tentunya menjadi Harddisk (HDD) di urutan pertama.
* Selesai.

Untuk Win2k pekerjaan nya agak ribet karena anda harus boot dari disket, tapi gimana lagi sementara yang saya tahu cuman ini caranya :).

* Bikin satu bootable disket (tau kan caranya?)
* Bikin file boot.ini dengan text editor kesayangan anda isi nya kira-kira seperti ini.

1. [boot loader]
2. timeout=30
3. default=multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINNT
4. [operating systems]
5. multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINNT=“Microsoft Windows 2000 Professional” /fastdetect

[boot loader]
timeout=30
default=multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINNT
[operating systems] multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINNT=”Microsoft Windows 2000 Professional” /fastdetect

* Copy NTLDR dan NTDETECT.COM dari computer yang lain (Win2k yang gak ada masalah tentunya). Biasanya file-file ini dalam keadaan hiden jadi untuk melihat dan kemudian mengcopy nya anda perlu merubah option view.
* Boot dengan disket tersebut
* Copy file NTLDR dan NTDETECT.COM ke drive C komputer yang tidak boot.

1. A:
2. copy ntldr c:
3. copy ntdetect.com c:

A:
copy ntldr c:
copy ntdetect.com c:

* Keluarkan floppy drive dan reboot.
* Berdo’a mudah-mudahan gak error lagi
* Selesai

Permalink Tidak ada Komentar

Menampilkan Folder yang Hidden Karena Virus

Maret 18, 2008 at 8:09 am (komputer)

duuu…. gawat darurat neh..kemaren komputer yg gw install folder yg ada di localdisk D gk ada. datanya penting semua…klu sampe hilang, bisa dipecat deh gw..mana gw bru lg kerja. tapi untung aja ada solusi tepat..mau tau????

berikut tips dan trik untuk menampilkan folder yang di Hidden oleh Virus

1. Buka command prompt (DOS)

bisa via Start –>Run ketik cmd

atau pilih menu Start –> All Program –> Accessories –> command prompt

2. Pindah folder ke drive Flash disk

C:\Documents and Setting\user> e: (nama drive flash disk)

3. Lakukan pengecekan file di flash disk

E:\> dir /a

4. Gunakan syntax atau perintah attrib, untuk menampilkan file yang di hidden oleh virus

E\> attrib -S _H /S /D *

keterangan :

-S : Untuk menghilangkan attrib tipe sistem file

-H : Untuk menghilangkan attrib tipe hidden file

/S : Untuk memproses seluruh folder dan sub folder

/D : Memproses folder

* : Semua file/folder yang terdapat di USB Flashdisk

Setelah file bisa ditampilkan, jangan lupa untuk menghapus semua file application virus yang berekstensi .exe

demikian tip and trik yang saya peroleh semoga bermanfaat bagi kita semua

Permalink Tidak ada Komentar

Pekerja Pelindo mogok nasional pada 25-27 Maret

Maret 17, 2008 at 5:15 am (berita)

Pekerja Pelindo mogok nasional pada 25-27 Maret, Pelabuhan terancam lumpuh
andika, 17 Maret 2008, 10:01:00
JAKARTA (Bisnis) : Aktivitas seluruh pelabuhan di Indonesia terancam lumpuh selama tiga hari, menyusul rencana Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia (SPPI) melakukan mogok nasional pada 25-27 Maret 2008 untuk menolak revisi UU Pelayaran.Pemberitahuan mogok nasional itu disampaikan oleh SPPI kepada para pemangku kepentingan melalui surat No.141/III/FK.SPPI/08 tanggal 14 Maret 2008. Surat itu ditandatangani oleh Ketua Umum SPPI Sudjarwo dan Sekretaris Umum Djafar Achmad.

Rencana mogok yang sebelumnya akan dilakukan hari ini ditunda menjadi 25-27 Maret dan telah diberitahukan kepada seluruh administrator pelabuhan (adpel), para pengguna jasa pelabuhan, asosiasi pemakai dan penyedia jasa terkait, Kepala Kantor Karantina, Kepala Kantor Imigrasi, dan Kepala Kantor Bea dan Cukai seluruh Indonesia.

Surat pemberitahuan yang juga ditembuskan kepada Menteri Perhubungan, Menteri Negara BUMN, direksi PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I-IV, dan direksi PT Pengerukan Indonesia.

Mogok nasional itu dilakukan sebagai protes terhadap rencana pemerintah melalui RUU Pelayaran yang akan mengambil aset yang selama ini dikelola oleh Pelindo.

RUU Pelayaran yang akan segera disahkan itu, kata Sudjarwo, jelas-jelas merugikan Pelindo serta seluruh pekerjanya, sehingga mereka harus menolaknya.

Dia mengatakan dalam rangka menunjukkan keprihatinan dan penolakan terhadap RUU Pelayaran, seluruh pekerja Pelindo I-IV di pelabuhan dari Sabang sampai Merauke menggelar mogok nasional dengan berhenti beroperasi memberikan pelayanan jasa kepelabuhanan pada 25-27 Maret mulai pukul 07.00 sampai pukul 17.00.

Sudjarwo mengatakan mogok tersebut merupakan upaya terakhir SPPI karena RUU Pelayaran itu sudah hampir final dan tinggal pengesahan di DPR sehingga tidak mungkin lagi dibatalkan.

“Melalui upaya dialog, baik dengan pemerintah maupun DPR, tidak ditanggapi, akhirnya pekerja memutuskan jalan satu-satunya adalah mogok nasional,” paparnya.

Ancaman PHK

Menurut Sudjarwo, jika tak ada jaminan dari pemegang saham atau pemerintah tentang pemutusan hubungan kerja (PHK) setelah pengambilalihan aset negara yang masuk dalam RUU Pelayaran itu, rencana mogok akan tetap jalan.

Dia menegaskan pihaknya khawatir karyawan Pelindo I-IV akan terkena PHK karena semua aset negara yang selama ini dikelola BUMN itu diambil alih oleh pemerintah setelah RUU disahkan. “Terlebih lagi, sampai saat ini pemerintah selaku pemegang saham belum pernah melibatkan SPPI terkait dengan rencana pengambilalihan aset itu.”

Sudjarwo menyatakan pihaknya tak alergi dengan perubahan dalam pengelolaan pelabuhan di Indonesia asalkan pengambilalihan aset oleh pemerintah tidak menimbulkan PHK besar-besaran.

Wakil Ketua SPPI III Abdul Rofid Fanani menyatakan semua pekerja pelabuhan di lingkungan Pelindo III siap melakukan mogok pada 25-27 Maret bila pemerintah dan DPR tetap ngotot mengesahkan RUU Pelayaran.

Dari sejumlah isu di dalam RUU Pelayaran, kata Rofid, salah satu aturan yang dinilai tidak tepat adalah pembentukan badan pengelola pelabuhan. Rencana itu dinilai sebagai langkah mundur mengingat kebijakan sejenis pernah diterapkan pada 1980-an, sebelum digantikan dengan pendirian Pelindo.

Dia mengatakan untuk menunjukkan komitmen mogok itu, pihaknya akan menggelar apel akbar pada hari ini, sekaligus sebagai bentuk keprihatinan dan perlawanan terhadap RUU itu.

Permalink Tidak ada Komentar

JURAGAN ES TELER 77 DARI PEKALONGAN

Maret 17, 2008 at 4:08 am (umum)

  Sukyatno Nugroho 
JURAGAN ES TELER 77 DARI PEKALONGAN
SUKYATNO Nugroho (55), lelaki kelahiran Pekalongan, Jawa Tengah, yang merintis usaha waralaba Es Teler 77 dari bawah, kini berbangga hati. Es Teler 77 memiliki 230 cabang waralaba di berbagai kota di nusantara, termasuk di Singapura, Malaysia, dan Australia.Sukyatno membesarkan usahanya, terjun sendiri ke lapangan. Bersama mertuanya, Ny Murniati Widjaja yang pernah meraih juara membuat es teler tahun 1982, Sukyatno dan istrinya, Yenny, mengawali usahanya di tenda sederhana bermodal awal tak lebih dari Rp 1 juta.Pagi-pagi sekali, dia berburu nangka dan alpukat di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dan di Bogor. Lokasi warung tenda tiga meter x 50 meter itu di pelataran pertokoan Duta Merlin di Jakarta Pusat.Kursinya, ya tong-tong bekas. Kalau hujan turun, tempat dagang kami kebanjiran, cerita Sukyatno Nugroho kepada Kompas belum lama ini. Kesulitan awal yang dihadapi Sukyatno ketika merintis Es Teler 77 saat diusir dari Duta Merlin. Tapi Sukyatno tak putus asa. Dia mencari lokasi baru, di Jalan Pembangunan dan Jalan Lombok. Di sini, Es Teler 77 makin dikenal dan kian populer.Tahun 1994, dia memindahkan lokasi Es Teler 77 dari tenda depan halaman rumah orang ke mal dan tahun 1997, dia melakukan standarisasi.Tahun 1998, Sukyatno bercita-cita memiliki cabang di luar negeri. “Saya mulai di Singapura. Saya buka di Joo Chiat Road. Hari pertama, saya pesan nangka dari Pasar Pasirpanjang, pasar induk di Singapura. Saya naik taksi, beli, dan belah nangka sendiri, pakai celana pendek,”ungkapnya.Dia melakukan riset sendiri. “Di Hyatt Singapura, ada orang Indonesia yang mengenali saya dan bertanya, ælho kok bos turun sendiri menyebarkan pamflet,” ceritanya.Dia melihat peluang dan jeli memanfaatkannya. “Hari Minggu ada puluhan ribu PRT Indonesia di Marina Square. Mereka tak sanggup makan di mal. Tanggapannya bagus. Saya buka cabang lagi di Far East Plaza dan Citiplaza,”kata Sukyatno.Sukses di Singapura, Sukyatno merambah ke Pulau Penang, Malaysia, dan di Swanston Street di jantung kota Melbourne, Australia.Lelaki Pekalongan ini selalu kreatif mencari yang unik. Dia tak malu untuk turun sendiri. Kini putra-putri keluarga Sukyatno yang memegang kendali. Andrew, lulusan MBA di Melbourne, yang mengendalikan Es Teler 77, sedangkan Felicia membuka Cilantro, resto tertinggi di Indonesia, di Wisma 46, Kota BNI.Sebuah contoh bagaimana pengusaha mempersiapkan generasi keduanya agar usaha tetap eksis dan bertahan dalam kompetisi bisnis yang kian ketat.

Permalink Tidak ada Komentar

RUU Pelayaran

Maret 14, 2008 at 3:38 am (berita)

RUU Pelayaran Masih Kontroversial

f8c4abe44325708e25c12a05766f6dc4.jpgJAKARTA, Investor Daily
Rancangan Undang-Undang (RUU) Pelayaran yang dibahas DPR sejak awal tahun lalu masih kontroversial karena dianggap monopolistis dan tidak membela kepentingan pengusaha keagenan lokal.“RUU Pelayaran harus direvisi karena tidak sesuai dengan prinsip-prinsip perusaingan usaha yang sehat,” kata Anton Sihombing, ketua Asosiasi Agen Pelayaran Indonesia (Indonesia Shipping Agent Association/ISAA), pada dialog RUU Pelayaran, Liberalisasi Pelabuhan, dan Ancaman terhadap Kedaulatan Politik Ekonomi Bangsa di Jakarta, akhir pekan lalu.Menurut Anton, RUU Pelayaran yang sedang digodok DPR dan pemerintah harus membela kepentingan segenap sektor usaha di dalam negeri, termasuk sektor keagenan, bukan sebaliknya.“RUU tersebut mengarah pada penguasaan keagenan pelayaran hanya oleh perusahaan pelayaran. Padahal, mestinya, perusahaan keagenan juga bisa menjadi agen bagi setiap perusahaan pelayaran,” ujarnya.Dia mencontohkan, berdasarkan Pasal 19 Ayat 1 dan Pasal 23 RUU Pelayaran, agen pelayaran harus memiliki kapal sendiri. Padahal, sebagian besar agen pelayaran di dalam negeri tidak memiliki kapal. “Kalau RUU itu diberlakukan, sebagian besar agen pelayaran pasti harus ditutup,” tuturnya.

Anton juga mengungkapkan, banyak pengusaha nasional yang tidak konsisten menggunakan kapal berbendera Indonesia. Padahal, Inpres No 5 Tahun 2005 tentang Pemberdayaan Industri Pelayaran Nasional mewajibkan kapal yang melayani pelayaran domestik menggunakan bendera Indonesia.

“Banyak kapal milik pengusaha lokal yang justru menggunakan bendera asing. Ini jelas melemahkan daya saing industri pelayaran nasional. Banyak pengusaha yang berteriak-teriak soal nasionalisme, tetap mereka tetap menggunakan kapal berbendara asing,” ujarnya.

Menurut pengamat transportasi laut Harjono Kartohadiprojo, Indonesia belum bisa memanfaatkan potensi kelautan domestik karena tidak didukung sarana dan prasarana yang memadai. Kecuali itu, Indonesia masih terfokus membangun infrastruktur darat. “Di laut, Indonesia memiliki banyak potensi, misalnya potensi pulau terluar yang harus dikembangkan,” paparnya.

Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) BUMN Arief Poyuono menilai, RUU Pelayaran msih sangat umum dan ambigu, sehingga menimbulkan berbagai interpretasi. Selain itu, RUU Pelayaran mengarah pada liberalisasi pelabuhan.

“Pemerintah seharusnya menata, memanfaatkan, serta meningkatkan struktur dan infrastruktur pelabuhan yang telah ada. Bukan secara gegabah meliberalisasi pelabuhan Indonesia,” ujar Arief.

Sebanyak 13 asosiasi dan komponen pelayaran menolak RUU Pelayaran karena RUU itu dinilai akan merugikan dan mematikan pengusaha lokal. Selain itu, ke-13 asosiasi menilai pemerintah tidak mengakomodasi masukan mereka dalam proses penyusunan RUU tersebut.

Ke-13 asosiasi dan komponen pelayaran itu adalah Asosiasi Pengusaha Bongkar Muat Indonesia (APBMI), ISAA, Indonesia Shipbrokers Association (ISBA), Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI), Himpunan Ahli Pelabuhan Indonesia (HAPI), serta Gabungan Freight Forwarder Seluruh Indonesia (Gafeksi).

Lainnya Pelayaran Rakyat (Pelra), Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI), Ikatan Nakhoda Indonesia (INI), Serikat Pekerja Maritim Indonesia (SPMI), Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia (SPPI), Masyarakat Peduli Maritim (MPM), dan Organda Angkutan Khusus Pelabuhan.

Mereka menuntut DPR dan pemerintah menunda pengesahan RUU Pelayaran menjadi UU dan mengubah RUU Pelayaran menjadi tiga UU, yakni RUU Pelayaran Niaga, RUU Kepelabuhanan, serta RUU Keselamatan dan Keamanan Pelayaran.

Kecuali itu, mereka mendesak pemerintah melaksanakan Inpres Pemberdayaan Industri Pelayaran Nasional sesegera mungkin beserta aturan pendukungnya. Mereka mengancam mengajukan judicial review dan menggelar aksi mogok jika DPR mengesahkannya.

Menteri Perhubungan (Menhub) Hatta Rajasa sebelumnya membantah bahwa RUU pelayaran berbau monopolistik dan tidak membela kepentingan pengusaha keagenan lokal. Menurut Menhub, kewajiban perusahaan agen memiliki kapal justrru bertujuan memperkuat industri pelayaran nasional.

“Agen kapal selama ini cenderung hanya bertindak sebagai broker. Mereka tidak berusaha menjadi perusahaan pelayaran yang kuat dan mampu bersaing dengan perusahaan asing,” ujarnya.

Hatta menambahkan, kewajiban perusahaan agen pelayaran memiliki kapal sebetulnya sudah diatur keputusan menteri. “Namun, ketentuan itu tidak dilaksanakan,” tuturnya.

Permalink Tidak ada Komentar

« Tulisan sebelumnya